Jakarta Kementerian Perhubungan (Kemhub) menetapkan tiga perusahaan pelayaran swasta sebagai pemenang dalam lelang operator tujuh trayek angkutan tol laut 2019. Ketiga perusahaan tersebut adalah PT Mentari Sejati Perkasa (Mentari Lines), PT Pelayaran Tempuran Emas Tbk. (Temas Line), dan PT Pelangi Tunggal Ika. PT Pelayaran Pelangi Tunggal Ika Apr 2013 - Saat ini 9 tahun 4 bulan. Surabaya dan Sekitarnya, Jawa Timur, Indonesia Pendidikan Universitas Trisakti Universitas Trisakti -Lihat profil lengkap ALEX Melihat siapa yang sama-sama Anda kenal Minta diperkenalkan PTPelayaran Pelangi Tunggal Ika Jan 2016 - Saat ini 5 tahun 11 bulan. Surabaya dan Sekitarnya, Jawa Timur, Indonesia Di perusahaan ini, Saya bekerja sebagai administrasi keuangan. PT.PERUSAHAAN PELAYARAN NUSANTARA PANURJWAN (PPNP) Feb 2015 - Mei 2015 4 bulan. Surabaya dan Sekitarnya, Jawa Timur, Indonesia PELAYARANPELANGI TUNGGAL IKA 72722. PELAYARAN PELANGI TUNGGAL IKA Contact Information . Contact Persons. Name: Email: Managed vessels. Please log-In or sign-up to see more information . Statistics. Please log PTTerminal Teluk Lamong: Pemilik: PT. Pelabuhan Indonesia III (Persero) Jenis: Pelabuhan logistik: Otoritas pelabuhan: KSOP Kelas Utama Tanjung Perak: PT Pelayaran Pelangi Tunggal Ika 2452 8 T-13 Surabaya - Rote (Ndao) - Sabu (Biu) PT Pelni: 2452 9 T-14 Surabaya - Lembata (Lewoleba) - Tabilota/Larantuka: PT Pelni: 1332 10 Tigaperusahaan pelayaran swasta pemenang lelang operator tujuh trayek angkutan tol laut tahun 2019, siap berkompetisi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. "Sedangkan PT Pelangi Tunggal Ika akan menjadi operator trayek Tenau- Rote- Sabu-Lamakera-Tenau (T-13) danTenau- Lewoleba- Tabilota- Larantuka- Marapokot-Tenau (T-14 KendhagaNusantara 11 ke operator pelayaran PT. Pelangi Tunggal Ika di Pelabuhan Tenau, Kupang Nusa Tenggara Timur Sabtu (6/4/2019). Kapal yang dibangun galangan PT Industri Kapal Indonesia (Persero) tersebut Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Capt. Wisnu Handoko. akan mulai beroperasi, Senin (8/4/2019) untuk melayani penyelenggaraan tol WRHSx7M. – SURABAYA – Pemerintah telah menetapkan tiga perusahaan pelayaran swasta sebagai pemenang dalam lelang operator tujuh trayek angkutan Tol Laut tahun 2019. Ketiga perusahaan tersebut adalah PT Mentari Sejati Perkasa Mentari Lines, PT Pelayaran Tempuran Emas Tbk. Temas Line, dan PT Pelangi Tunggal Ika. “Ketiga perusahaan tersebut pemenang lelang yang telah ditetapkan pada tanggal 25 Maret 2019 dan selanjutnya ketujuh trayek tersebut akan segera beroperasi melayani masyarakat di berbagai daerah,” kata Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, Capt. Wisnu Handoko di Jakarta. Lebih lanjut, Capt. Wisnu mengatakan, Mentari Lines akan menjadi operator untuk empat trayek yaitu trayek H-2 dengan rute Tanjung Perak-Wanci-Namlea-Namrole-Tanjung Perak, lalu trayek H-3 yakni Tanjung Perak-Tenau-Saumlaki-Dobo-Tanjung Perak. “Selanjutnya trayek T-9 dari Tanjung Perak-Oransbari-Waren-Teba-Ambon-Tanjung Perak dan trayek T-12 untuk rute Saumlaki-Larat-Teba-Moa-Kisar-Kalabahi-Saumlaki,” ucap Capt. Wisnu. Sementara untuk Temas Line kata Capt. Wisnu akan menjadi operator trayek T-11 yakni Tanjung Perak-Fakfak-Kaimana-Timika-Agats-Boven Digoel-Tanjung Perak. “Sedangkan PT. Pelangi Tunggal Ika akan menjadi operator 2 trayek, yaitu T-13 dengan rute Tenau-Rote-Sabu-Lamakera-Tenau dan trayek T-14, yakni Tenau-Lewoleba-Tabilota-Larantuka-Marapokot-Tenau,” jelas Capt. Wisnu. Capt. Wisnu menambahkan, terdapat perbedaan bentuk subsidi yang diberikan pemerintah kepada operator tol laut. “Jika pelayanan menggunakan kapal negara yang dibangun Pemerintah, maka subsidi yang diberikan berupa subsidi operasional kapal. Sedangkan jika menggunakan kapal milik operator, maka subsidi yang diberikan berupa subsidi sewa container,” pungkas Capt. Wisnu dilansir Humas Laut Kemenhub. Sebagai informasi, Pemerintah telah mengalokasikan anggaran subsidi program tol laut sebesar miliar untuk penyelenggaraan 18 trayek pada tahun 2019, meliputi 11 trayek dioperatori perusahaan BUMN dan 7 trayek dioperatori oleh perusahaan pelayaran swasta. Sebelumnya, Kemenhub telah menugaskan 3 perusahaan BUMN untuk melayani 11 trayek tol laut, yaitu PT Pelni Persero, PT ASDP Indonesia Ferry Persero dan PT Djakarta Lloyd Persero yang saat ini sudah beroperasi seluruhnya.

pt pelayaran pelangi tunggal ika